fbpx
 

Bahasa Arab Mesir

Dalam linguistik, diglossia adalah situasi di mana lebih dari satu dialek atau bahasa digunakan oleh suatu komunitas bahasa. Kasus seperti inilah yang terjadi dengan bahasa Arab yang disebabkan karena penuturnya tersebar di seluruh dunia, dengan sebagian besar berbasis di Timur Tengah dan Afrika Utara. Wajar jika komunitas mengembangkan dialek daerah yang dipengaruhi oleh varietas budaya Arab yang berbeda. Bahasa Arab Standar Modern tetap menjadi bahasa media resmi, dokumen resmi dan pendidikan, tetapi bahasa Arab yang digunakan ditentukan oleh wilayah yang berbeda. Dialek Mesir dikenal luas karena film dan acara-acara TV yang diproduksi dari Mesir terus-menerus, karena Mesir telah menjadi pusat produksi TV dan film terbesar di Timur Tengah selama beberapa dekade.

Wilayah Mesir sendiri menarik banyak pelancong dan pekerja asing, dan mempelajari dialek lokal sangat membantu, karena beberapa kata mungkin terdengar berbeda dari Bahasa Arab Standar Modern. Tentu saja belajar Bahasa Arab dasar akan membantu, tetapi pada akhirnya, jika orang ingin memotong rambut mereka, bernegosiasi dengan sopir taksi atau bertanya tentang pilihan restoran yang bagus di sekitar , siswa harus belajar bahasa Arab Mesir. Ada juga satu alasan lagi mengapa setiap siswa Bahasa Arab harus berbicara dialek: karena hal itu pada dasarnya merupakan satu-satunya cara untuk membuktikan seseorang mempunyai pengetahuan bahasa itu sendiri. Belum lagi hal itu juga memungkinkan pembicara untuk lebih dekat dengan komunitas lokal.

Kursus dialek Mesir menawarkan beragam topik dan kuis yang sama seperti pada kursus sebelumnya, tetapi dengan kata-kata dan struktur yang dapat digunakan dalam bahasa sehari-hari, membantu setiap siswa yang tujuan utamanya adalah belajar berbicara bahasa Arab secara regional.